Jumat, 16 Oktober 2026 • 18:20 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe

Ekonomi Digital Indonesia Butuh Lebih Banyak Pelaku Usaha Digital

N
Najmul Hadi
• calendar_today Minggu, 05 Juli 2026 • 02:58 WIB • schedule 2 mnt baca
Ekonomi Digital Indonesia Butuh Lebih Banyak Pelaku Usaha Digital
photo_camera Seorang anak memasukkan botol plastik bekas minuman ke dalam ATM (anjungan tunai mandiri) Sampah di Dukuh, Magelang Tengah, Magelang, Jawa Tengah Selasa (30/6/2026). ATM Sampah karya Ben Swarna Sugi (36) merupakan inovasi berupa mesin penampung botol plas

NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA – Pengembangan ekonomi digital di Indonesia dinilai perlu difokuskan pada peningkatan jumlah pelaku usaha digital agar pemanfaatan internet tidak hanya mendorong konsumsi, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.

Peneliti NEXT Indonesia Center, Rezky Reza Pratama, mengatakan internet seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk bekerja, berwirausaha, memperluas pasar, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Ekonomi digital tidak cukup hanya tumbuh dari besarnya transaksi, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen yang mendorong mobilitas ekonomi masyarakat,” ujar Reza dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan riset NEXT Indonesia Center, jumlah masyarakat yang berbelanja secara daring meningkat signifikan, dari sekitar 14,9 juta orang pada 2019 menjadi 54 juta orang pada 2025. Namun, jumlah pelaku usaha digital masih bertahan di kisaran 9 juta orang dalam tiga tahun terakhir.

Menurut Reza, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ekosistem perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia masih lebih dominan sebagai pasar konsumsi dibandingkan sebagai wadah lahirnya pelaku usaha baru.

Ia menilai platform digital telah berhasil mempermudah masyarakat dalam berbelanja, tetapi belum mampu mendorong pertumbuhan jumlah masyarakat yang beralih menjadi pelaku usaha digital dengan kecepatan yang sama.

Reza menegaskan, keberhasilan ekonomi digital tidak hanya diukur dari tingginya nilai transaksi, melainkan juga dari semakin banyaknya masyarakat yang memperoleh penghasilan melalui platform digital.

Riset NEXT Indonesia Center juga menunjukkan bahwa kemampuan memanfaatkan internet untuk kegiatan ekonomi memiliki hubungan erat dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, tantangan pengembangan ekonomi digital saat ini bukan lagi sekadar memperluas akses internet, melainkan memastikan seluruh masyarakat memiliki keterampilan dan kesempatan yang sama untuk mengubah konektivitas digital menjadi sumber pendapatan.

Menurut Reza, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat ekonomi digital melalui kelompok masyarakat menuju kelas menengah yang saat ini menjadi pengguna internet dan layanan e-commerce terbesar di Tanah Air.

Apabila semakin banyak masyarakat memanfaatkan platform digital untuk berwirausaha, dampaknya diyakini tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperluas basis pelaku usaha nasional.

Ia menegaskan bahwa persoalan utama ekonomi digital Indonesia saat ini bukan lagi siapa yang telah terhubung ke internet, melainkan siapa yang mampu mengubah akses digital tersebut menjadi peluang ekonomi yang nyata.

Sumber : Antara

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya