Jumat, 16 Oktober 2026 • 19:08 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
NUSANTARA HEADLINE

Kalsel Tingkatkan Pencegahan Karhutla dengan Penambahan Tim Patroli

N
Najmul Hadi
• calendar_today Senin, 24 Agustus 2026 • 13:44 WIB • schedule 2 mnt baca
Kalsel Tingkatkan Pencegahan Karhutla dengan Penambahan Tim Patroli
photo_camera Satgas Darat memadamkan bara api pada lahan gambut di tengah kepungan kabut asap akibat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

ACEHTIMES.CO.ID | BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menambah jumlah tim patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari empat menjadi 20 tim sebagai upaya memperkuat pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan 20 tim patroli tersebut akan diperkuat dengan dukungan teknologi drone untuk mendeteksi dan mencegah munculnya titik api baru, terutama di wilayah prioritas di Banjarbaru.

“20 tim patroli karhutla ini akan didukung tim dengan teknologi drone untuk mencegah munculnya titik api baru khususnya di wilayah prioritas di Banjarbaru,” kata Hanif saat meninjau penanganan karhutla di Banjarbaru, Senin.

Menurut Hanif, penguatan patroli darat diperlukan karena sebagian besar kasus karhutla di Kalimantan Selatan dipengaruhi aktivitas manusia. Sementara itu, kondisi iklim menjadi faktor yang membuat lahan lebih mudah terbakar dan menyebabkan kebakaran berpotensi meluas.

“Sebagian besar kondisi kebakaran ini karena antropogenik atau ulah manusia. Pemicunya adalah iklim, tetapi penyebabnya adalah ulah manusia,” ujarnya.

Ia menegaskan penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui pemadaman setelah kebakaran terjadi. Upaya pencegahan dan deteksi dini harus diperkuat untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di wilayah yang memiliki potensi kebakaran.

Hanif menilai penambahan tim patroli menjadi langkah penting untuk meningkatkan pengawasan di lapangan. Dengan patroli yang lebih intensif, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui sejak awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Ia menjelaskan fenomena iklim seperti El Nino lebih berperan sebagai pemicu karena menyebabkan kondisi lahan menjadi kering dan mudah terbakar. Sementara aktivitas manusia menjadi faktor yang perlu dicegah melalui peningkatan pengawasan.

“Ini yang kemudian harus kita cegah dengan patroli yang semakin kita perkuat untuk mendeteksi potensi titik api lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan sebelum kebakaran berkembang dan meluas ke wilayah lain di Kalimantan Selatan,” kata Hanif.

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya