NANGGROVA.MY.ID | PIDIE – Salah satu kuliner yang wajib dicoba saat singgah di daerah Pidie adalah mie sure khas Laweung. Laweung merupakan perkampungan nelayan yang terletak tepat di pesisir Pidie, sehingga warganya mudah mendapatkan bahan baku laut segar, terutama ikan tongkol (sure).
Dahulu orang-orang datang ke Laweung hanya untuk membeli ikan hasil tangkapan nelayan, namun kini pengunjung juga bisa menikmati Mie Eungkot Sure (mie ikan tongkol) sambil menikmati pemandangan pantai yang memanjakan mata.
Mie Eungkot Sure tetap mempertahankan bumbu khas Aceh yang kaya rempah. Yang membedakan mie ini dari mie lainnya adalah tambahan potongan dadu ikan tongkol yang sudah diolah sedemikian rupa. Biasanya penjual Mie Sure menggunakan mie instan (Indomie) untuk dimasak.
Meskipun menggunakan ikan sebagai campuran, mie sure sama sekali tidak berbau amis. Ikan tongkol yang akan dimasak selalu dibersihkan dari tulang-tulangnya, sehingga pengunjung tak perlu khawatir tersentak oleh duri saat menikmatinya.
Tekstur potongan ikan yang lembut berpadu dengan kuah dan rempah, menciptakan rasa gurih dan hangat yang membuat banyak orang ketagihan. Itulah alasan mengapa tempat tersebut tetap ramai dikunjungi hingga sekarang. Dengan harga Rp15 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati seporsi Mie Eungkot Sure khas Laweung.
Lokasi warung mie di Laweung tidak terlalu jauh dari arah Banda Aceh, sehingga mudah dijangkau. Jalan menuju Laweung cenderung jarang dilalui angkutan umum, yang sering lewat hanyalah beberapa truk pengangkut pasir.
Sepanjang perjalanan, mata akan dimanjakan oleh deretan pohon jamblang (jambe kleng) yang tumbuh rapi di kiri dan kanan jalan. Bila sedang musim, pohon-pohon tersebut berbuah lebat. Tidak sedikit pengendara yang berhenti sebentar untuk memetik atau mencicipi buah jamblang, lalu membawa sisanya pulang untuk dinikmati bersama.
Pemandangan sepanjang jalan menuju Laweung begitu memanjakan mata. Di sebelah kanan terbentang lautan Selat Malaka yang luas, sedangkan di sebelah kiri tampak tebing dan bukit-bukit yang hijau. Kombinasi pantai, bukit, dan jalan yang tenang menciptakan suasana perjalanan yang begitu menyenangkan.
Sesampainya di Laweung, selain menikmati seporsi mie sure, pengunjung juga bisa menyaksikan aktivitas nelayan yang sedang menyiapkan tangkapan atau memperbaiki jaring, pemandangan yang memberi nuansa autentik kampung pesisir.
Mie sure di Laweung tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga pengalaman makan di warung sambil mendengar deburan ombak, melihat kapal-kapal kecil berjajar di pantai, dan menikmati angin laut yang sejuk.
Bagi pencinta kuliner dan pejalan yang ingin merasakan sisi lain daerah Pidie, mampir ke Laweung untuk mencicipi Mie Eungkot Sure adalah pilihan yang tepat dimasukkan ke dalam rencana destinasi wisata dan kuliner.
Penulis: Nafilla
Mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada kuliner, budaya, dan potensi wisata daerah Aceh.
Kategori: Opini | Kuliner | Pariwisata | Pidie