NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) harus mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas memperkuat pertahanan wilayah sekaligus melayani masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Sjafrie saat mengunjungi Yonif TP 885/Belibis Putih di Bojonegoro, Jawa Timur, sebagaimana diunggah melalui akun Instagram resminya, @sjafrie.sjamsoeddin, Jumat (10/7).
"Prajurit Yonif TP harus hadir sebagai kekuatan pertahanan yang disiplin, tangguh, dekat dengan rakyat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," tulis Sjafrie.
Menurut Menhan, sejak awal pembentukannya, Yonif Teritorial Pembangunan dirancang sebagai satuan yang tidak hanya bertugas menjaga pertahanan, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Salah satu fokusnya adalah memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat.
Selain itu, prajurit YTP juga berkontribusi dalam pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta fasilitas umum guna meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah binaan.
Sjafrie menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut harus didukung oleh kesiapan personel dan fasilitas yang memadai. Karena itu, Kementerian Pertahanan secara rutin melakukan peninjauan ke berbagai satuan YTP di Indonesia untuk memastikan seluruh kebutuhan operasional terpenuhi.
Melalui kunjungan ke Yonif TP 885/Belibis Putih, Menhan berharap satuan tersebut semakin siap menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam mendukung pertahanan wilayah sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sumber : Antara