Jumat, 16 Oktober 2026 • 18:20 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe

Nagan Raya Gandeng Peneliti Jepang Perkuat Riset Perkebunan Sawit Berkelanjutan

M
Muhammad akbar
• calendar_today Senin, 13 Juli 2026 • 02:44 WIB • schedule 2 mnt baca
Nagan Raya Gandeng Peneliti Jepang Perkuat Riset Perkebunan Sawit Berkelanjutan
photo_camera Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan berswafoto bersama tim peneliti senior Dr Yuta Hara selaku Assistant Professor di Tohoku University Jepang, dan Dr Kenji Nagasaka selaku Tohoku Professional Agriculture and Forestry University di Pendapa Bupa

NANGGROVA.MY.ID | NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menjalin kerja sama riset dengan peneliti asal Jepang dari Tohoku University untuk memperkuat pengembangan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Kolaborasi ini bertujuan menghasilkan kajian ilmiah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan sektor perkebunan di daerah.

Bupati Nagan Raya, Dr. Raja Keumangan (TRK), mengatakan penelitian tersebut juga melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra penelitian dari Indonesia.

Tim peneliti yang terlibat terdiri atas Dr. Yuta Hara, Assistant Professor Tohoku University, serta Dr. Kenji Nagasaka dari Tohoku Professional Agriculture and Forestry University. Keduanya melakukan kajian mengenai keberlanjutan sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya.

TRK menyambut baik kolaborasi tersebut dan mengapresiasi komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan melalui pendekatan ilmiah. Menurutnya, riset menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap tantangan global.

Ia menegaskan bahwa kelapa sawit masih menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat Nagan Raya. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara terencana, berbasis data, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

"Melalui kajian ini, kami berharap lahir rekomendasi ilmiah yang dapat menjadi dasar penyusunan regulasi untuk memastikan sektor perkebunan terus tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar TRK.

Sementara itu, Dr. Yuta Hara berharap hasil penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola perkebunan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dr. Kenji Nagasaka menjelaskan, Nagan Raya dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi agraria yang besar, termasuk salah satu daerah dengan areal perkebunan kelapa sawit terluas di Aceh. Kondisi tersebut dinilai sangat tepat untuk mendukung penelitian mengenai pengelolaan perkebunan sawit yang berkelanjutan.

Sumber : Antara

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya