Jumat, 16 Oktober 2026 • 20:50 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
INTERNASIONAL bolt BREAKING

PBB Peringatkan Gaza Terancam “Limbo Permanen”, 80 Persen Bangunan Hancur

M
Muhammad akbar
• calendar_today Kamis, 28 Mei 2026 • 13:09 WIB • schedule 3 mnt baca
PBB Peringatkan Gaza Terancam “Limbo Permanen”, 80 Persen Bangunan Hancur
photo_camera Kamis, 28 Mei 2026 — Reruntuhan bangunan di Jalur Gaza dengan warga dan tenda pengungsian di tengah krisis kemanusiaan pascakonflik.

NANGGROVA.MY.ID | NEW YORK / GAZA CITY — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa Jalur Gaza terancam terjebak dalam kondisi “limbo permanen” apabila proses transisi pascakonflik terus mengalami kebuntuan.

Peringatan tersebut disampaikan dalam sidang Dewan Keamanan PBB pekan lalu, di tengah laporan bahwa lebih dari enam bulan setelah gencatan senjata Oktober 2025, proses pemulihan di Gaza hampir tidak berjalan.

Perwakilan Tinggi Dewan Perdamaian untuk Gaza, Nickolay Mladenov, mengatakan meski gencatan senjata telah mengurangi kekerasan dan memperbaiki akses bantuan kemanusiaan, belum ada pemulihan nyata di wilayah tersebut.

“Sekitar 80 persen bangunan di Gaza berada dalam kondisi rusak atau hancur total,” kata Mladenov di hadapan Dewan Keamanan PBB.

Hampir Sejuta Warga Butuh Tempat Tinggal

Laporan yang disampaikan kepada Dewan Keamanan menyebut hampir satu juta warga Gaza masih membutuhkan tempat tinggal darurat. Sebagian besar penduduk hingga kini masih hidup di tenda-tenda pengungsian atau bangunan rusak.

Upaya penyaluran bantuan kemanusiaan juga terus menghadapi berbagai hambatan, mulai dari keterlambatan di titik pemeriksaan perbatasan, kerusakan infrastruktur jalan, hingga terbatasnya akses terhadap pasokan penting.

PBB melalui program Flash Appeal 2026 diketahui menargetkan dana lebih dari 4 miliar dolar AS untuk membantu hampir tiga juta warga di Gaza dan Tepi Barat. Namun hingga kini, pendanaan yang terkumpul baru mencapai sekitar 13 persen dari total kebutuhan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan akan mengganggu berbagai program bantuan vital bagi masyarakat sipil di wilayah konflik.

Bantuan Menurun sejak Konflik Iran

Sejumlah organisasi hak asasi manusia internasional melaporkan volume bantuan ke Gaza menurun drastis sejak awal 2026. Penurunan itu terjadi setelah operasi militer Israel-AS terhadap Iran dimulai pada 28 Februari 2026, yang diikuti penutupan seluruh titik penyeberangan menuju Gaza oleh otoritas Israel.

Data koordinasi militer yang dikutip media menunjukkan jumlah truk bantuan turun tajam, dari rata-rata 4.200 truk per pekan menjadi hanya sekitar 590 truk.

Hingga kini, volume bantuan disebut belum kembali ke tingkat sebelum konflik Iran pecah dan masih jauh dari standar minimum kebutuhan dasar yang ditetapkan PBB.

Empat lembaga PBB sebelumnya juga telah memperingatkan ancaman kelaparan di Gaza dapat kembali meningkat tanpa akses bantuan dan pasokan yang berkelanjutan.

Serangan Masih Terjadi

Meski status gencatan senjata masih berlaku, serangan sporadis dilaporkan masih terjadi di sejumlah wilayah Gaza.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza, serangan Israel selama masa gencatan senjata telah menyebabkan sedikitnya 856 warga Palestina tewas dan 2.463 lainnya terluka.

Sejumlah analis menilai kondisi gencatan senjata saat ini sangat rapuh. Board of Peace, badan yang dibentuk berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803, bertugas memantau kepatuhan para pihak terhadap rencana penghentian konflik Gaza.

Namun dalam laporan enam bulanannya, badan tersebut mendapat kritik karena dinilai belum sepenuhnya menyoroti penurunan drastis volume bantuan yang masuk ke Gaza.

Warga Gaza Hidup dalam Ketidakpastian

Di tengah kondisi tersebut, banyak keluarga Gaza masih hidup tanpa kepastian kapan rekonstruksi akan dimulai. Anak-anak tumbuh di lingkungan penuh reruntuhan, sementara akses terhadap air bersih, listrik, dan layanan kesehatan tetap terbatas.

Dengan 80 persen bangunan rusak, hampir sejuta warga membutuhkan tempat tinggal, dan pendanaan bantuan yang baru terpenuhi 13 persen, Gaza kini berada di persimpangan antara harapan pemulihan dan ancaman krisis berkepanjangan.

Sumber : Gazamedia.net

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya