NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh resmi memperpanjang status transisi darurat menuju pemulihan pascabencana hidrometeorologi selama 90 hari ke depan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah lanjutan untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual pada Selasa malam. Pertemuan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk jajaran kepolisian dan TNI di Aceh.
Menurut Fadhlullah, masa perpanjangan ini berlaku mulai 28 April hingga 30 Juli 2026. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal setelah masa tanggap darurat berakhir.
Dalam arahannya, pemerintah menetapkan sejumlah langkah prioritas yang harus segera dilaksanakan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan pihak terkait. Fokus utama mencakup perbaikan infrastruktur yang rusak, seperti jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya, baik yang menjadi kewenangan pusat maupun daerah.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan percepatan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak, kelancaran distribusi bantuan logistik, serta pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih.
Upaya perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak turut menjadi perhatian, termasuk penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap. Pemerintah ingin memastikan para korban bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara layak dan aman.
Tak hanya itu, penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana susulan juga menjadi bagian penting dalam kebijakan ini. Pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan serta memperbaiki sistem penanganan bencana ke depan. Fadhlullah juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, sinkronisasi kewenangan antarinstansi, serta jaminan pendanaan yang berkelanjutan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan efektif.
Dengan perpanjangan status ini, Pemerintah Aceh berharap upaya pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara lebih terarah, cepat, dan menyeluruh demi mendukung kehidupan masyarakat yang terdampak.
Sumber : aceh.tribunnews.com