Jumat, 16 Oktober 2026 • 21:46 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

M
Muhammad akbar
• calendar_today Kamis, 30 Juli 2026 • 14:08 WIB • schedule 3 mnt baca
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM
photo_camera Pemerintah Aceh membentuk tim untuk menelusuri penyebab kelangkaan semen dan BBM serta memperkuat pengawasan distribusi guna memastikan pasokan tetap aman dan mencegah praktik yang merugikan masyarakat. Kamis, 30 Juli 2026.

NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh tak mentolerir terhadap segala tindakan kesengajaan yang menjadi penyebab kelangkaan semen dan BBM di Aceh. “Apapun bentuk perbuatannya yang merugikan masyarakat, pasti diambil tindakan,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis (30 Juli 2026).

Setiap indikasi pelanggaran akan didorong untuk ditindaklanjuti oleh penegak hukum. “Pemerintah Aceh memahami keresahan masyarakat apabila terjadi gangguan pasokan BBM maupun semen, mengingat kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan strategis yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, pembangunan, dan kehidupan masyarakat,” kata Nurlis.

Nurlis menjelaskan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) sudah memberi petunjuk kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun untuk membentuk tim mengurai benang kusut kelangkaan semen dan BBM tersebut.

Saat ini, sudah dibentuk tim dibawah koordinasi Asisten II (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Teuku Robby Izra, dan melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Teuku Adi Darma, Kepala Dinas ESDM Asnawi, serta Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Zaini.

Menindaklanjuti kelangkaan semen, Teuku Adi Darma telah mempertanyakannya kepada PT Solusi Bangun Andalas (produsen Semen Andalas), Kamis (30 Juli 2026). Dari Semen Andalas diperoleh jawaban bahwa dalam beberapa waktu ini permintaan semen melonjak di beberapa wilayah yang berdampak pada percepatan penyerapan stok, sementara aktivitas produksi semen berjalan tanpa kendala.

Kendati demikian, Pemerintah Aceh akan terus mencari penyebab permasalahannya sampai ke tingkat pengecer. “Tentu saja jika ditemukan perbuatan yang menyebabkan keresahan di tengah masyarakat akan diambil tindakan, dan melibatkan aparat penegak hukum dari kepolisian di Aceh,” kata Nurlis.

Menelusuri penyebab kelangkaan BBM, kata Nurlis, Pemerintah Aceh juga sudah melakukan Sidak Pengendalian Distribusi BBM di wilayah Kota Banda Aceh pada Kamis (30 Juli 2026). Sidak ini Pemerintah Aceh (Dinas ESDM dan Disperindag serta Biro Perekonomian Seta Aceh) melibatkan tim dari Polda Aceh.

Saat sidak di SPBU Lingke dan SPBU Lambhuk, pemeriksaan data stok ketersedian BBM masih tersedia dan pengisian berjalan dengan lancer. Tetapi ditemukan juga beberapa kendaraan yang menunjukkan QR Barcode Subsidi Tepat Guna yang tidak sesuai dengan nomor polisi.

“Di SPBU Lambhuk ditemukan keanehan, ketika petugas sampai ke SPBU malah banyak kendaraan kocar-kacir keluar dari antrean. Ini menunjukan ada sesuatu yang tidak beres dalam administrasi antrian pengisian konsumen,” kata Nurlis. “Seluruh temuan ini didata dan segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah berikutnya.”

Sementara, PT Pertamina Patraniaga Aceh menjelaskan kepada Pemerintah Aceh bahwa Stok BBM masih dalam batas aman. “Pertamina berjanji terus melakukanl angkah-langkah percepatan agar penyaluran kepada Masyarakat berlangsung optimal. Ketersediaan BBM bersubsidi dijamin aman, dan memiliki stok yang cukup. Begitu juga dengan LPG tabung 3 Kg, disebutkan masih aman,” kata Nurlis.

Sejauh ini, kata Nurlis, belum terdapat data maupun fakta yang dapat membuktikan adanya praktik permainan atau penyimpangan distribusi BBM dan semen di Aceh. “Komoditas semen, ketersediaan pasokan dipengaruhi oleh kapasitas produksi, distribusi, dan kelancaran sistem logistic. Sedangkan BBM, penyalurannya dilaksanakan sesuai kebijakan nasional dan mekanisme distribusi yang ditetapkan Pemerintah melalui Pertamina,” kata Nurlis.

Pemerintah Aceh terus berkoordinasi intensif dengan Pertamina, produsen semen, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pasokan, distribusi, dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. “Memperkuat pengawasan, pemantauan, dan koordinasi lintas sektor agar setiap potensi gangguan pasokan dapat diantisipasi sedini mungkin.”

Pemerintah Aceh mengajak seluruh masyarakat turut berpartisipasi dalam pengawasan dengan menyampaikan informasi atau laporan apabila menemukan dugaan penyimpangan di lapangan. “Setiap laporan akan menjadi bahan verifikasi dan tindak lanjut bersama instansi terkait,” kata Nurlis. 

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya