Jumat, 16 Oktober 2026 • 19:20 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
HUKUM DAN KRIMINAL bolt BREAKING

Polisi Selidiki Dugaan Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Belasan Korban Masih Dirawat

N
Najmul Hadi
• calendar_today Jumat, 12 Juni 2026 • 13:13 WIB • schedule 2 mnt baca
Polisi Selidiki Dugaan Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Belasan Korban Masih Dirawat
photo_camera Petugas Inafis Polresta Banda Aceh melakukan olah TKP di area kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 usai dugaan ledakan yang mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH – Polresta Banda Aceh masih menyelidiki penyebab dugaan ledakan yang terjadi di ruang mesin Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). Insiden tersebut menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh.

Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh bersama tim terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mengidentifikasi sumber ledakan. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan dugaan sementara ledakan berasal dari ruangan Auxiliary Engine. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Tim masih melakukan penyelidikan dan analisis terhadap berbagai temuan di lokasi. Untuk penyebab pastinya akan disampaikan setelah proses investigasi selesai,” ujarnya.

Dalam olah TKP, petugas memeriksa sejumlah sistem dan komponen di area kamar mesin yang diduga menjadi titik awal insiden. Dokumentasi serta pengumpulan barang bukti juga dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, KMP Aceh Hebat 2 baru saja tiba dari Pelabuhan Balohan, Sabang, sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak lama setelah kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, terjadi dugaan ledakan yang memicu kepanikan di atas kapal.

Saat peristiwa terjadi, sejumlah taruna praktik dari Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh sedang mengikuti kegiatan pengenalan peralatan di ruang mesin yang dipandu Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo. Dugaan ledakan terjadi ketika pengoperasian perangkat Electro Motor Hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin sedang berlangsung.

Akibat kejadian tersebut, Agus Widodo bersama 14 taruna praktik mengalami luka bakar dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin untuk mendapatkan penanganan medis.

Polresta Banda Aceh mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil investigasi resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten di bidang keselamatan pelayaran.

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya