NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Rombongan Presiden Steinmeier tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.30 WIB dengan pengawalan ketat yang terdiri dari 17 personel motoris dan 80 pasukan berkuda.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan tamu negara tersebut. Kedua pemimpin kemudian berjabat tangan dan saling menyapa sebelum mengikuti rangkaian upacara penyambutan kenegaraan.
Usai menyaksikan pertunjukan tarian penyambutan, kedua kepala negara memasuki Istana Merdeka. Dalam kesempatan itu, lagu kebangsaan Indonesia dan Jerman dikumandangkan sebagai bagian dari prosesi resmi kenegaraan.
Kedua pemimpin negara kemudian melakukan inspeksi pasukan kehormatan. Presiden Prabowo juga memperkenalkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Turut hadir pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Usai prosesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier melanjutkan agenda dengan melakukan pertemuan empat mata (tête-à-tête) di ruang kerja Presiden.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jerman di berbagai sektor, termasuk bidang ekonomi, energi, perubahan iklim, budaya, serta pengembangan tenaga kerja terampil.
Selain itu, kedua negara juga akan menegaskan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi, tatanan internasional berbasis aturan, serta penguatan kerja sama multilateral di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Steinmeier juga dijadwalkan berdiskusi dengan sejumlah pakar dari lembaga kajian nasional mengenai peran negara-negara kekuatan menengah serta posisi Jerman dalam dinamika tatanan global yang terus berkembang.
Sumber : Kabarin