NANGGROVA.MY.ID | GAZA – Prosesi pemakaman tujuh warga Palestina yang syahid akibat serangan udara Israel digelar di Jalur Gaza pada Rabu (28/5) waktu setempat. Ketujuh korban meninggal dunia setelah sebuah apartemen hunian di wilayah Gaza dihantam serangan udara pada hari pertama Idul Adha.
Suasana duka menyelimuti keluarga korban dan warga yang mengiringi prosesi pemakaman. Jenazah para korban dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir di tengah reruntuhan bangunan serta kondisi kemanusiaan yang terus memburuk akibat konflik berkepanjangan di Gaza.
Menurut laporan media setempat, serangan tersebut menyasar sebuah apartemen tempat tinggal warga sipil. Ledakan kuat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan di sekitar lokasi dan memicu kepanikan warga yang sedang merayakan Idul Adha.
Sejumlah saksi mata menyebut tim penyelamat bersama warga berupaya mengevakuasi korban dari bawah puing-puing sesaat setelah serangan terjadi. Anak-anak dan perempuan dilaporkan termasuk di antara korban luka dalam insiden tersebut.
Militer Israel menyatakan operasi yang dilakukan ditujukan kepada kelompok bersenjata Hamas di wilayah utara Gaza. Namun, serangan yang terus berlangsung di area permukiman sipil kembali memunculkan kekhawatiran internasional terkait tingginya jumlah korban sipil di Jalur Gaza.
Konflik di Gaza hingga kini masih terus memanas meski berbagai upaya gencatan senjata internasional telah dilakukan. Otoritas kesehatan Palestina menyebut ratusan warga telah menjadi korban dalam beberapa bulan terakhir akibat serangan yang berlangsung hampir setiap hari.
Sumber: Gazamedia.net