Sabtu, 17 Oktober 2026 • 23:26 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
NUSANTARA HEADLINE

Wamen LH Minta Swasta Terlibat Aktif dalam Pembangunan Sekat Kanal Gambut

N
Najmul Hadi
• calendar_today Minggu, 23 Agustus 2026 • 13:30 WIB • schedule 3 mnt baca
Wamen LH Minta Swasta Terlibat Aktif dalam Pembangunan Sekat Kanal Gambut
photo_camera Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono memimpin rapat penanganan karhutla bersama sejumlah pertusahaan perkebunan dan tambang di Kecamatan Sungai Raya, Minggu I23/8/2026). Antara/Rendra Oxtora

ACEHTIMES.CO.ID | PONTIANAK – Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mendorong perusahaan swasta untuk turut membangun sekat kanal sebagai salah satu upaya mempercepat penanganan sekaligus mencegah kebakaran lahan gambut di Kalimantan Barat.

Hal itu disampaikan Diaz saat meninjau langsung lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8/2026).

Menurut Diaz, sekat kanal menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan kebakaran gambut. Pasalnya, api pada lahan gambut dapat merambat hingga lapisan bawah tanah sehingga sulit dipadamkan hanya dengan penyiraman dari permukaan.

"Kalau gambut sudah terbakar, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, Polisi, mereka menyiram susah sekali, apinya di bawah banget, jadi harus dengan sekat kanal. Makanya kita tidak bisa menyelesaikan masalah karla hanya dengan satu upaya. Perlu upaya lain dan bantuan semua pihak," kata Diaz.

Ia meminta perusahaan yang memiliki area konsesi di sekitar lokasi kebakaran ikut memperkuat upaya penanganan, khususnya melalui pembangunan sekat kanal untuk menjaga ketersediaan dan distribusi air di kawasan gambut.

Diaz mengatakan pemerintah juga telah melakukan berbagai langkah pencegahan, antara lain menerbitkan surat edaran mengenai larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, membina Masyarakat Peduli Api, serta memperkuat kelembagaan pengendalian kebakaran lahan dan pengelolaan ekosistem gambut.

Berdasarkan data BPBD yang dikutip KLH/BPLH, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat telah mencapai lebih dari 30 ribu hektare sepanjang Januari-Juli 2026. Kondisi tersebut turut menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah.

Diaz menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, aparat, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, kebakaran gambut merupakan persoalan yang berulang dan memiliki karakteristik khusus sehingga tidak dapat ditangani hanya dengan satu pendekatan.

"Saya sudah cek lahan gambut terbakar, memang ini kejadian luar biasa hingga Presiden pun turut meninjau. Ini kejadian yang berulang terus, saya rasa tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini dengan satu cara atau satu instansi saja," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, KLH/BPLH turut menyerahkan lima unit peralatan pemadaman kebakaran dan 10 boks masker kepada masyarakat. Sementara itu, PT Antam Tbk memberikan satu paket sumur bor dan lima boks masker medis bagi warga terdampak di Desa Batu Ampar, Kubu Raya.

Sejumlah perusahaan yang hadir dalam koordinasi tersebut di antaranya PT Cipta Tumbuh Berbuah, PT Sintang Raya, PT Fajar Saudara Lestari, PT Agro Alam Nusantara, PT Asia Palem Lestari, PT Bina Ovivipari Semesta, dan PT Bumi Pratama Khatulistiwa.

Diaz berharap kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dapat memperkuat penanganan karhutla sekaligus mencegah kebakaran kembali terjadi melalui pengelolaan air di kawasan gambut secara berkelanjutan.

"Saya terima kasih sekali lagi bagi yang sudah membantu. Kalau ada masalah bisa hubungi kami atau Kepala Dinas Lingkungan Hidup terkait. Ujungnya ini semua untuk Kalimantan Barat, untuk Indonesia," katanya. [ ]

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya