NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA – Sejumlah kelompok mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik di Jakarta pada Senin (15/6). Namun, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) memastikan belum bergabung dalam aksi yang berlangsung di kawasan DPR/MPR RI dan Monumen Nasional (Monas).
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap aksi demonstrasi yang sebelumnya digelar pada Jumat lalu. Karena itu, BEM UI memutuskan untuk sementara waktu tidak turun ke jalan dalam aksi kali ini.
"Kami belum ikut dulu untuk demo hari ini," ujar Yatalathof.
Meski tidak terlibat langsung dalam aksi, BEM UI menyatakan tetap mendukung berbagai gerakan moral yang dilakukan mahasiswa sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah.
Menurut Yatalathof, saat ini organisasinya sedang melakukan evaluasi dan konsolidasi internal guna memperkuat gerakan yang akan dilakukan pada waktu mendatang.
"Kami masih dalam tahap evaluasi dan membangun kembali gerakan. Namun, kami mendukung semua gerakan moral untuk menyampaikan protes terhadap kondisi yang terjadi saat ini," katanya.
Sementara itu, aparat keamanan telah menyiapkan ribuan personel untuk mengawal jalannya demonstrasi. Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.675 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Massa aksi diketahui memusatkan kegiatan di sejumlah lokasi strategis, di antaranya Gedung DPR/MPR RI, kawasan Monas, Bundaran HI, hingga Gedung Badan Gizi Nasional (BGN).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan guna memastikan aksi penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib.
“Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujar Budi.
Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga ketertiban umum.
Sumber : CNN