NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH – Brother FC berhasil memastikan langkah ke babak perempat final AMM Championship 2026 setelah mengalahkan Dinas Dayah Aceh FC dengan skor 2-0 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Lapangan FourGee Mini Soccer, Banda Aceh, Selasa (22/7/2026).
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim tampil dengan semangat juang tinggi. Brother FC mampu menguasai jalannya pertandingan melalui permainan kolektif yang rapi dan efektif, sementara Dinas Dayah Aceh FC memberikan perlawanan yang tidak kalah gigih hingga akhir laga.
Dua gol yang dicetak Brother FC memastikan kemenangan sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak perempat final. Meski harus mengakhiri langkah di babak 16 besar, Dinas Dayah Aceh FC tetap meninggalkan kesan positif sepanjang turnamen.
Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang turun langsung sebagai penjaga gawang membela timnya. Kehadiran seorang pimpinan instansi di tengah lapangan menjadi simbol kedekatan, kebersamaan, dan dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga di kalangan generasi muda Aceh.
Ketua DPP Aneuk Muda Mualem (AMM), Novtrianda, menyampaikan apresiasi kepada Brother FC atas keberhasilannya melaju ke babak berikutnya. Ia juga memberikan penghormatan kepada Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh beserta seluruh keluarga besar Dinas Dayah Aceh atas partisipasi dan semangat yang ditunjukkan selama mengikuti AMM Championship 2026.
"Kami mengucapkan selamat kepada Brother FC atas keberhasilannya melaju ke babak perempat final. Di sisi lain, kami juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang telah memberikan teladan kepemimpinan dengan ikut bermain sebagai penjaga gawang. Beliau tidak hanya mengirimkan tim, tetapi hadir langsung di tengah-tengah kompetisi anak muda Aceh tanpa membangun sekat. Sikap seperti ini menjadi inspirasi bahwa olahraga mampu menyatukan semua kalangan," ujar Novtrianda.
Ia menambahkan bahwa hasil pertandingan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah kompetisi.
"Menang dan kalah adalah bagian dari olahraga. Namun, kebersamaan, kerendahan hati, serta semangat sportivitas yang ditunjukkan oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan keluarga besar Dinas Dayah Aceh merupakan nilai yang sangat berharga. Kami berharap semangat seperti ini terus menginspirasi lahirnya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan generasi muda dalam membangun olahraga Aceh," tutup Novtrianda.