Jumat, 16 Oktober 2026 • 20:30 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe

Wagub Aceh Hadiri Rakorgub Se-Sumatera, Dorong Sumatera Jadi Satu Kekuatan Ekonomi

N
Najmul Hadi
• calendar_today Rabu, 09 September 2026 • 13:12 WIB • schedule 3 mnt baca
Wagub Aceh Hadiri Rakorgub Se-Sumatera, Dorong Sumatera Jadi Satu Kekuatan Ekonomi
photo_camera Wagub Aceh Fadhlullah menghadiri Rakorgub se-Sumatera dan mendorong penguatan konektivitas, hilirisasi, serta kerja sama antardaerah untuk menjadikan Sumatera sebagai kekuatan ekonomi. 9 September 2026

NANGGROVA.MY.ID | MEDAN  — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), menghadiri Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangkaian agenda Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32, di JW Marriott Hotel, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama dan sinergi anggota IMT-GT yang terdiri atas 10 provinsi di Pulau Sumatera.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Bengkulu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, serta Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.

Dalam forum tersebut mengemuka gagasan untuk menempatkan Sumatera sebagai satu kawasan dan satu kekuatan ekonomi melalui penguatan koordinasi, sinergi dan kolaborasi antardaerah.

Rakor juga merekomendasikan sejumlah langkah strategis, meliputi penetapan kesepakatan antarprovinsi, pembentukan kelembagaan dan rencana aksi bersama, percepatan implementasi lima prioritas, serta penguatan dukungan pemerintah pusat dan mitra strategis.

Sejalan dengan agenda tersebut, Wagub Aceh Fadhlullah menekankan pentingnya penguatan konektivitas dan logistik Sumatera. Keterhubungan infrastruktur dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dinilai penting untuk memperlancar arus barang dan manusia, menekan biaya logistik, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing kawasan.

Dek Fadh juga mendorong penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas unggulan. Aceh memiliki sejumlah komoditas strategis seperti padi, kopi, kelapa sawit, kakao, hortikultura, serta nilam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama antardaerah dan penguatan rantai pasok.

“Aceh memiliki komoditas unggulan seperti kopi dan nilam yang memiliki pasar dan nilai tambah besar. Kita ingin komoditas Aceh tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi terus didorong menuju hilirisasi sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Dek Fadh.

Selain komoditas, Dek Fadh juga menilai Aceh memiliki posisi strategis melalui Sabang. Menurutnya, pengembangan Sabang sebagai simpul konektivitas perdagangan, logistik dan pariwisata perlu terus diperkuat dengan dukungan konektivitas laut dan udara, serta keterhubungan dengan pusat-pusat ekonomi di Sumatera.

“Sabang memiliki posisi yang sangat strategis. Kita perlu memperkuat konektivitas Sabang melalui jalur laut dan udara agar dapat menjadi bagian penting dari jaringan perdagangan, logistik, pariwisata dan konektivitas Sumatera dengan kawasan internasional,” kata Dek Fadh.

Di sektor perdagangan dan investasi, Dek Fadh mengajak provinsi-provinsi di Sumatera menjadikan kawasan ini sebagai pasar yang saling menguatkan. Produk unggulan Aceh diharapkan semakin mudah menjangkau pasar di daerah lain, demikian pula produk unggulan provinsi lainnya dapat berkembang di Aceh.

Selain itu, kerja sama menghadapi bencana dan perubahan iklim juga dinilai penting. Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi bencana dan membangun kembali kehidupan masyarakat, yang dapat menjadi pembelajaran bersama untuk mewujudkan Sumatera yang lebih tangguh, adaptif dan berkelanjutan.

Penguatan pariwisata, pembangunan sumber daya manusia dan transformasi digital turut menjadi bagian penting dalam membangun konektivitas kawasan. Dek Fadh mendorong pengembangan jejaring destinasi dan paket wisata lintas provinsi, termasuk penguatan potensi wisata ramah muslim.

“Pembangunan Sumatera membutuhkan lebih dari sekadar kerja masing-masing provinsi. Kita perlu berbagi keunggulan, menghubungkan potensi, dan menyatukan langkah,” ujar Dek Fadh.

Ia berharap Rakor Gubernur se-Sumatera menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama nyata antardaerah, sehingga Sumatera semakin terhubung, kompetitif dan mampu menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bersatu dalam visi, terhubung dalam konektivitas, saling melengkapi dalam inovasi, tumbuh dalam kolaborasi, dan maju bersama untuk menjadikan Sumatera sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi,” kata Dek Fadh.

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya