NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Aceh atas langkah cepat dalam menangani aksi demonstrasi yang berlangsung di lingkungan Kantor Gubernur Aceh beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, mengatakan pemerintah daerah mendukung upaya aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban pasca aksi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bergerak cepat menangani situasi sehingga kondisi tetap terkendali,” ujar Nasir di Banda Aceh, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Aceh dan aparat keamanan sangat penting agar aktivitas pelayanan publik tetap berjalan normal meskipun sempat terjadi kerusakan fasilitas di area kantor gubernur.
Nasir menegaskan, terkait proses hukum atas dugaan perusakan aset negara, Pemerintah Aceh menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
“Itu menjadi kewenangan pihak kepolisian. Kami percaya proses penanganannya dilakukan secara profesional,” katanya.
Sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah bersama jajaran meninjau langsung sejumlah fasilitas di Kantor Gubernur Aceh yang mengalami kerusakan usai aksi massa pada Rabu (6/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Sekda Aceh M. Nasir Syamaun, Asisten III Setda Aceh A. Murtala, Kabiro Adpim Akkar Arafat, Jubir Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman, serta Dr Nurlis Effendi.
Kapolda Aceh menegaskan bahwa penyampaian aspirasi melalui unjuk rasa merupakan hak masyarakat yang dijamin undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar aksi tidak disertai tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum.
“Penyampaian pendapat diperbolehkan, tetapi tindakan merusak fasilitas negara tentu melanggar hukum,” ujar Marzuki.
Selain meninjau kerusakan fisik, aparat kepolisian juga memeriksa rekaman CCTV guna mengetahui kronologi kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Kapolda menyebut pihaknya akan mendalami seluruh temuan di lapangan, termasuk dugaan adanya pihak yang mendanai aksi tersebut. Polisi juga memastikan proses penyelidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami akan menelusuri setiap pelanggaran yang terjadi dan menindaklanjutinya sesuai aturan,” tegasnya.
Ia turut menyoroti aksi penurunan bendera Merah Putih serta kerusakan sejumlah fasilitas kantor yang dinilai menjadi perhatian serius aparat keamanan dalam proses penyelidikan.