NANGGROVA | BIREUEN — Ribuan warga tumpah ruah memenuhi halaman Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin malam (12/10/2026), untuk menyaksikan langsung tabligh akbar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Dr. Habib Ali Zainal Abidin Al Kaff, Lc., M.E., dalam rangka penutupan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. Suasana terasa hangat dan penuh keberkahan.
Puncak acara ditandai dengan pemukulan rapa'i secara bersama-sama oleh Bupati Bireuen, jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan yang hadir. Suara rapa'i yang bergema menjadi tanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan masyarakat pascabanjir. UMKM berjalan lancar, warga perlahan namun pasti bangkit, dan kesedihan akibat bencana yang lalu mulai berangsur hilang.
Ica, 45 tahun, salah satu pedagang kacang dan jagung rebus, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan seperti ini, UMKM berjalan dan masyarakat Bireuen tetap terhibur serta senantiasa berselawat. Kita juga tak jauh dari semboyan kita sebagai Kota Santri,” ujarnya dengan senyum tulus.
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., dalam sambutannya menegaskan semangat “Bireuen Berselawat” tidak boleh berhenti sebagai seremonial, melainkan menjadi ruh dalam setiap kebijakan pemerintahan — berlandaskan kejujuran, keadilan, dan kepedulian sosial.
Turut hadir Kapolres Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, unsur Forkopimda, Bupati Pidie Jaya, Wakil Ketua II DPRK Bireuen, ulama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Habib Ali Zainal Abidin Al Kaff dalam ceramahnya mengulas keteladanan Rasulullah SAW, pentingnya persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini diharapkan tak hanya memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat kebangkitan masyarakat Bireuen. | Mega