NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA – Kementerian Pariwisata menyambut positif rencana restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang akan dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah India. Langkah tersebut dinilai tidak hanya memperkuat pelestarian warisan budaya, tetapi juga meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia.
Kerja sama restorasi Candi Prambanan diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi pada Rabu (8/7). Proyek ini menjadi bagian dari kolaborasi kedua negara dalam menjaga dan melestarikan situs warisan budaya dunia yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, mengatakan restorasi dan konservasi Candi Prambanan akan memperkuat posisinya sebagai situs sejarah sekaligus meningkatkan kualitas destinasi wisata budaya.
"Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Kebudayaan akan mendukung upaya restorasi dan konservasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing," ujar Nia di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan, Kementerian Pariwisata akan mendukung pengembangan kawasan Candi Prambanan beserta wilayah sekitarnya sebagai destinasi wisata unggulan. Selain itu, pemerintah juga akan merancang berbagai paket wisata, mulai dari wisata sejarah dan budaya hingga wisata kebugaran, sehingga wisatawan dapat menikmati pengalaman yang lebih beragam dan autentik di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dalam kerja sama tersebut, Pemerintah India menargetkan proyek restorasi Candi Prambanan selesai sebelum tahun 2029. Perdana Menteri Narendra Modi bahkan menyatakan akan kembali mengunjungi Indonesia setelah proyek tersebut rampung.
Modi optimistis restorasi Candi Prambanan akan meningkatkan jumlah wisatawan dan peziarah asal India yang berkunjung ke Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia terus menunjukkan tren meningkat. Pada 2023 tercatat sebanyak 606.439 kunjungan, naik menjadi 710.207 kunjungan pada 2024, dan mencapai 734.490 kunjungan pada 2025. Sementara sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah kunjungan wisatawan India telah mencapai 298.450 orang.
Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah kunjungan wisatawan asal India sepanjang 2026 berada di kisaran 750 ribu hingga 820 ribu kunjungan.
Sumber : Kabarin