Minggu, 18 Oktober 2026 • 00:25 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe

emerintah Aceh Evaluasi Kelangkaan, SBA Tambah Pasokan Semen Andalas

M
Muhammad akbar
• calendar_today Selasa, 04 Agustus 2026 • 10:07 WIB • schedule 4 mnt baca
emerintah Aceh Evaluasi Kelangkaan, SBA Tambah Pasokan Semen Andalas
photo_camera Pemerintah Aceh bersama PT Solusi Bangun Andalas (SBA) mengevaluasi kelangkaan semen dan meningkatkan pasokan serta distribusi guna memenuhi kebutuhan masyarakat, menjaga stabilitas harga, dan mendukung rehabilitasi pascabencana. Selasa, 4 Agustus 2026.

NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH – Upaya Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mamacu gerakan Tim Pemerintah Aceh mengatasi kelangkaan semen telah mendorong PT Solusi Bangun Andalas (SBA) meningkatkan jumlah pasokan semen ke Aceh.

“Arahan Bapak Gubernur jelas, pasokan semen harus segera dipulihkan agar tidak menghambat pembangunan, khususnya program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana maupun kebutuhan masyarakat,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Selasa (4 Agustus 2026).

Nurlis menyampaikan informasi peningkatan pasokan semen ke Aceh berdasarkan laporan Sekretarias Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, kepada Gubernur Mualem. “Sebagai koordinator tim, Sekda mengarahkan tim agar secepatnya menyelesaikan persoalan yang meresahkan masyarakat itu,” katanya.

Itulah sebabnya, Asisten II Setda Aceh Teuku Robby Izra yang ditunjuk Sekda Nasir sebagai koordinator lapangan bekerja keras untuk itu. Terbaru, Robby mengundang General Manager PT Solusi Bangun Andalas, R Adi Santosa, untuk ikut berembuk mengatasi kelangkaan semen di Aceh.

Dalam rapat evaluasi kelangkaan semen di Ruang Rapat Setda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, pada Senin (3 Agustus 2026), Adi Santosa menjelaskan bahwa selama ini kapasitas produksi semen curah di Aceh sebanyak 5.400 ton per hari.

Total produksi sampai saat ini yang mampu dipenuhi Semen Andalas 3.700 ton per hari atau 92.500 sak per hari. Sesuai Proyeksi SBA total kebutuhan Semen di Aceh Saat ini sebesar 4.200 ton per hari atau 105.000 sak per hari, maka terjadi defisit sekitar 500 ton per hari atau 12.500 sak per hari.

Dalam rapat yang dipimpin Robby, terjawab bahwa peningkatan kebutuhan semen tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas pembangunan di Aceh, terutama untuk mendukung pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi serta proyek-proyek pembangunan lainnya.

“Kondisi tersebut turut memengaruhi kenaikan harga semen di sejumlah wilayah Aceh, sehingga diperlukan langkah cepat untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga di pasaran,” kata Nurlis

Sebagai jalan keluarnya, SBA segera menambah jam operasional Terminal Pengisian Krueng Geukuh II dari 16 Jam menjadi 24 Jam per Hari dan menambah jumlah pasokan semen curah dari luar Aceh melalui tiga kapal pengiriman.

Adi Santosa menyampaikan dalam rapat, kapal pertama telah bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh pada 2 Agustus 2026 dengan membawa semen curah. Ia menambahkan, pengiriman pasokan melalui kapal berikutnya akan terus dilakukan secara bertahap selama bulan Agustus 2026 untuk memastikan ketersediaan semen di Aceh tetap terjaga.

Sedangkan Pemerintah Aceh, sebagaimana disampaikan Robby dalam rapat tersebut, menyiapkan data terkait harga dan kebutuhan semen di Aceh per Kabupaten Kota di Aceh. Pemerintah Aceh mengimbau distributor menjaga ketersedian dan pengendalian harga semen agar tidak terjadi lonjakan harga ditingkat pengecer.

Nurlis menambahkan, Pemerintah Aceh akan terus melakukan evaluasi bersama PT Solusi Bangun Andalas dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pasokan semen tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terkendali.

“Sehingga kebutuhan masyarakat serta pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh tidak mengalami hambatan,” kata Nurlis. []

Data: 1. Kapasitas Produksi Semen Curah di Aceh dari PT. SBA 5.400 Ton/Hari 2. Total Produksi sampai saat ini yang mampu dipenuhi oleh PT. SBA 3.700/Hari atau 92.500 sak/hari dengan rincian terminal produksi: - Terminal PT. SBA Lhoknga (Andalas) 1.400 Ton/Hari (35.000 sak dengan waktu operasional 24 Jam) - Terminal Malahayati (Padang) 400 Ton/Hari (10.000 sak dengan waktu operasional 24 Jam) - Terminal Kr. Geukuh I (Padang) 900 Ton/Hari (22.500 sak dengan waktu operasional 16 Jam) - Terminal Kr. Geukuh II (Andalas) 500 Ton/Hari (12.500 sak dengan waktu operasional 16 Jam) - Terminal Belawan 500 Ton/Hari (12.500 sak dengan waktu operasional 24 Jam) 3. Sesuai Proyeksi PT. SBA total kebutuhan Semen di Aceh Saat ini sebesar 4.200 Ton/hari atau 105.000 sak/hari, maka terjadi defisit sekitar 500 Ton/hari atau 12.500 Sak/hari 4. PT. SBA segera menambah jam operasional Terminal Pengisian Kr. Geukuh II dari 16 Jam menjadi 24 Jam/Hari dan Menambah jumlah pasokan Semen Curah dari luar Aceh melalui 3 Kapal pengiriman, dimana kapal pertama telah bersandar di Pelabuhan Kr. Geukuh pada 2 Agustus 2026, selanjutnya PT. SBA akan menambah pasokan semen dalam bentuk sak dari luar Aceh untuk menutupi kekurangan kebutuhan semen di Aceh

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya