Jumat, 16 Oktober 2026 • 23:56 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
EKONOMI & BISNIS bolt BREAKING

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Warga Pertimbangkan Beralih ke Pertalite

M
Muhammad akbar
• calendar_today Rabu, 10 Juni 2026 • 13:01 WIB • schedule 2 mnt baca
Kenaikan Harga Pertamax Dorong Warga Pertimbangkan Beralih ke Pertalite
photo_camera Antrean memanjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kawasan Radio Dalam pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax, Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax mulai memengaruhi pilihan konsumsi masyarakat. Sejumlah warga di Jakarta Selatan mengaku mempertimbangkan beralih ke Pertalite guna mengurangi beban pengeluaran harian.

Salah seorang warga Kebayoran Baru, Risky (25), mengaku terkejut setelah mengetahui harga Pertamax mengalami kenaikan signifikan mulai Rabu (10/6/2026). Ia mengetahui informasi tersebut dari media sosial pada pagi hari.

“Saya kaget karena tidak ada informasi sebelumnya. Tahu-tahu tadi pagi lihat di media sosial kalau harga Pertamax naik. Kenaikannya juga cukup tinggi, hampir Rp4.000 per liter,” ujarnya di SPBU kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

PT Pertamina (Persero) diketahui telah menyesuaikan harga sejumlah BBM non-subsidi. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Meski masih menggunakan Pertamax, Risky mengaku kemungkinan beralih ke Pertalite tetap terbuka apabila harga BBM non-subsidi bertahan pada level saat ini dalam jangka waktu lama.

“Saat ini masih pakai Pertamax karena dari awal motor memang menggunakan Pertamax. Tapi kalau kondisinya terus seperti ini, bisa saja beralih ke Pertalite,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga BBM akan berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga. Pasalnya, ia setiap hari menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas dari Kebayoran Baru menuju Tangerang Selatan.

“Pasti berpengaruh, apalagi kondisi penghasilan sekarang. Karena setiap hari harus isi BBM, jadi cukup berdampak pada kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Pantauan di SPBU kawasan Radio Dalam menunjukkan antrean kendaraan di jalur pengisian Pertalite lebih ramai dibandingkan Pertamax. Sejumlah pengendara tampak mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi tersebut, sementara antrean di dispenser Pertamax relatif lebih sepi.

Kondisi ini mengindikasikan mulai adanya penyesuaian pilihan BBM oleh masyarakat menyusul kenaikan harga bahan bakar non-subsidi yang berlaku sejak 10 Juni 2026.

Sumber : Antara

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya