Jumat, 16 Oktober 2026 • 23:54 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
EKONOMI & BISNIS bolt BREAKING

Perkuat Transisi Energi, PLN EPI Kolaborasi dengan PLN Puslitbang dan ITERA

M
Muhammad akbar
• calendar_today Minggu, 07 Juni 2026 • 03:47 WIB • schedule 3 mnt baca
Perkuat Transisi Energi, PLN EPI Kolaborasi dengan PLN Puslitbang dan ITERA
photo_camera Ilustrasi - Tanaman sorgum yang merupakan salah satu sumber bioenergi. ANTARA/HO-PT PLN EPI

ACEHTIMES.CO.ID | JAKARTA – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset tanaman energi jenis kaliandra dan sorgum bersama PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (PLN Puslitbang) serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan mendukung pengembangan biomassa sebagai bahan bakar campuran (co-firing) pembangkit listrik sekaligus membuka peluang pemanfaatannya sebagai bahan baku produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Menurutnya, pengembangan tanaman energi menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

"Ke depan, kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional. Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," ujar Hokkop dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan kick off meeting penelitian bioenergi yang digelar di Kampus ITERA, Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Hokkop menjelaskan, kaliandra dan sorgum dipilih karena memiliki potensi besar sebagai tanaman energi. Kedua tanaman tersebut dapat dibudidayakan di lahan marginal, memiliki produktivitas tinggi, serta berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan energi, mulai dari biomassa padat hingga bahan baku hidrogen hijau.

Menurutnya, pengembangan bioenergi tidak hanya berkontribusi dalam menekan emisi karbon, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan energi terbarukan.

"Bioenergi tidak hanya berperan dalam menurunkan emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pengembangan biomassa di Indonesia didukung oleh riset yang kuat, teknologi yang tepat, dan model bisnis yang berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, menilai sinergi antara industri dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata di sektor energi.

Ia mengatakan PLN terus mendorong lahirnya riset terapan yang mampu menjawab kebutuhan energi masa depan, termasuk pengembangan tanaman energi untuk mendukung biomassa dan energi hijau.

"Pengembangan tanaman energi seperti kaliandra dan sorgum diharapkan dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa yang lebih efisien, baik untuk kebutuhan co-firing maupun pengembangan energi hijau lainnya," ujarnya.

Rektor ITERA, Prof. Nyoman Pugeg Aryantha, menyebut kerja sama tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan nasional.

Menurutnya, ITERA berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat melalui penelitian yang berdampak langsung terhadap pengembangan energi bersih di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan dalam kolaborasi ini mencakup pengembangan budidaya tanaman energi, analisis karakteristik biomassa, kajian pemanfaatan biomassa untuk co-firing pembangkit listrik, hingga pengembangan hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Selain memperkuat ketahanan energi nasional, hasil penelitian diharapkan mampu mendukung terbentuknya ekosistem bioenergi yang memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, kehutanan, dan perekonomian masyarakat.

Sebagai subholding energi primer, PLN EPI terus mendorong pengembangan biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Saat ini, implementasi co-firing biomassa telah diterapkan di puluhan PLTU sebagai upaya mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya domestik.

Hokkop menegaskan bahwa pengembangan bioenergi bukan sekadar menyediakan bahan bakar alternatif bagi pembangkit listrik, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi hijau yang melibatkan akademisi, industri, petani, dan masyarakat.

"Kolaborasi antara PLN EPI, PLN Puslitbang, dan ITERA menjadi fondasi penting untuk mengubah potensi sumber daya hayati Indonesia menjadi energi masa depan yang bersih, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi bangsa," tutupnya.

Sumber : Antara

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya