NANGGROVA.MY.ID | BANDA ACEH — Gubernur Aceh menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Aceh, Selasa (5/5/2026), guna memastikan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) hingga April 2026 telah mencapai 23 persen. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan dan menunjukkan tren lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, Gubernur mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari dampak nyata program di lapangan.
“Yang terpenting bukan hanya angka realisasi, tetapi bagaimana program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Gubernur menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah mempercepat eksekusi program agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Ia meminta seluruh perangkat daerah segera mengimplementasikan kegiatan yang telah direncanakan tanpa menunda proses pelaksanaan.
Menurutnya, percepatan tersebut harus didukung kesiapan teknis dan administratif, termasuk kelengkapan dokumen, proses kontraktual, serta koordinasi antarinstansi.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan pada paket-paket strategis yang memiliki dampak besar terhadap pembangunan daerah. Ia meminta agar program prioritas segera masuk tahap pelaksanaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Gubernur mengingatkan agar percepatan tidak mengabaikan kualitas pekerjaan. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program harus tetap terukur dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Kita dorong percepatan, tetapi kualitas tetap harus dijaga. Jangan sampai hasilnya tidak optimal,” katanya.
Dalam rapat tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Sinergi dinilai menjadi faktor penting dalam mengatasi kendala teknis di lapangan dan mempercepat pengambilan keputusan.
Ia juga meminta seluruh jajaran untuk menjaga konsistensi pelaksanaan program hingga akhir tahun anggaran, agar target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.
Rapat pimpinan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aceh, para asisten, staf ahli gubernur, kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta pejabat terkait lainnya.
Melalui rapat tersebut, Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk menjaga ritme pembangunan dengan mempercepat pelaksanaan program, meningkatkan koordinasi, serta memastikan setiap kebijakan berdampak langsung bagi masyarakat.