NANGGROVA.MY.ID | BRUSSELS – Pemerintah Spanyol resmi menetapkan status darurat nasional di Komunitas Madrid dan Provinsi Avila setelah sejumlah kebakaran hutan terus meluas dan mengancam permukiman warga.
Keputusan tersebut diumumkan Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, pada Jumat. Status darurat nasional mencakup wilayah Villa del Prado dan San Martin de Valdeiglesias di Komunitas Madrid, serta Burgohondo di Provinsi Avila yang berada di wilayah Castilla y Leon.
Menurut laporan penyiar nasional RTVE, pemerintah mengambil langkah tersebut karena beberapa titik kebakaran terjadi secara bersamaan, diperparah oleh cuaca panas, kering, dan angin kencang yang membuat api semakin sulit dikendalikan.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyebutkan penetapan status darurat nasional dilakukan untuk mempercepat pengerahan sumber daya dari berbagai instansi pemerintah serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran ke wilayah lain.
Pemerintah juga mempertimbangkan langkah evakuasi sebagai upaya pencegahan guna melindungi masyarakat yang berada di kawasan terdampak. Selain itu, kebakaran dinilai berpotensi melintasi batas administratif dan mengancam lebih banyak permukiman.
Operasi penanganan darurat dipimpin oleh Satuan Darurat Militer (Military Emergency Unit/UME) yang dikerahkan untuk membantu proses pemadaman dan penanggulangan dampak kebakaran.
Pemerintah daerah Madrid menyatakan kondisi di lapangan masih berada pada tingkat kritis. Hingga kini, tiga titik kebakaran besar belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Lebih dari 10.000 warga telah dievakuasi dari sejumlah wilayah, termasuk Villa del Prado, San Martin de Valdeiglesias, Pelayos de la Presa, dan Aldea del Fresno, demi menghindari risiko yang lebih besar.
Otoritas setempat memperingatkan api masih berpotensi meluas selama kondisi cuaca ekstrem terus berlangsung.
Spanyol saat ini tengah menghadapi musim kebakaran hutan yang berat. Suhu udara yang tinggi, kelembapan rendah, dan angin kencang menjadi tantangan utama dalam upaya pemadaman di berbagai wilayah negara tersebut.
Sumber : Anadolu