NANGGROVA.MY.ID | MUSI BANYUASIN – Aksi seorang pria yang mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis parang di Dusun Lumba Jaya, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, berakhir tragis. Pelaku meninggal dunia setelah mengalami luka dalam upaya penghentian dan pengamanan oleh warga serta aparat kepolisian, Kamis (11/6/2026).
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Pelaku yang diketahui bernama Arli (40), warga Desa Teladan, berjalan di jalanan sambil mengayunkan parang dan diduga menyerang secara acak.
Dalam kejadian itu, seorang warga dilaporkan mengalami luka akibat terkena sabetan parang saat berada di sekitar lokasi. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis.
Karena khawatir aksi pelaku membahayakan keselamatan masyarakat, sejumlah warga berusaha menghentikannya. Dalam situasi tersebut, pelaku mengalami luka akibat terkena sabetan senjata tajam dari warga yang berupaya melindungi diri dan orang lain.
Tak lama berselang, personel Polsek Sekayu yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan. Namun saat hendak diamankan, pelaku diduga masih melakukan perlawanan dan dinilai membahayakan keselamatan warga maupun petugas.
Dalam kondisi tersebut, aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku. Akibat luka yang dialaminya, pelaku kemudian meninggal dunia.
Kapolres Musi Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Muba, AKP S. Hutaean, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui secara lengkap kronologi kejadian.
“Benar, peristiwa tersebut terjadi dan saat ini pihak Polsek Sekayu sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi serta tindakan yang dilakukan oleh pria tersebut,” ujar AKP S. Hutaean.
Polisi juga masih mendalami kondisi kejiwaan pelaku serta motif yang melatarbelakangi aksi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan.
Sementara itu, situasi di Dusun Lumba Jaya dilaporkan telah kembali kondusif setelah pelaku berhasil diamankan. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses penanganan kasus kepada pihak berwenang.