Minggu, 18 Oktober 2026 • 09:09 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
INFO KEPRESIDENAN bolt BREAKING

Presiden Pastikan Wilayah Terluar Mendapat Dukungan Jaringan Komunikasi Memadai

M
Muhammad akbar
• calendar_today Sabtu, 09 Mei 2026 • 08:09 WIB • schedule 3 mnt baca
Presiden Pastikan Wilayah Terluar Mendapat Dukungan Jaringan Komunikasi Memadai
photo_camera Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyapa warga saat berkunjung ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/6/2026). Dalam kunjungannya ke pulau terluar di wilayah utara Indonesia

NANGGROVA.MY.ID | JAKARTA — Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat jaringan komunikasi dan akses internet di wilayah terluar Indonesia saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu.

Dalam dialog bersama masyarakat di SMK Negeri 2 Talaud, Presiden menyampaikan bahwa penguatan konektivitas digital menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk memastikan masyarakat di daerah perbatasan dapat menikmati layanan komunikasi yang memadai seperti wilayah lain di Indonesia.

“Kita juga akan membeli perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Kemudian ada memperkuat jaringan supaya handphone bisa beroperasi di sini,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga Miangas.

Kunjungan Presiden ke pulau paling utara Indonesia itu menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap pembangunan kawasan perbatasan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk akses komunikasi dan internet.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut memanggil Meutya Hafid yang ikut mendampingi kunjungan kerja tersebut. Presiden menyebut pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital akan menyalurkan bantuan perangkat komunikasi untuk mendukung konektivitas masyarakat di Pulau Miangas.

“Beliau akan memberi handphone dan Starlink untuk semua KK,” kata Presiden. Pemerintah menargetkan sebanyak 203 kepala keluarga di Pulau Miangas menerima bantuan konektivitas digital tersebut. Untuk mendukung program itu, pemerintah menyiapkan sekitar 180 unit modem Starlink dan 210 unit telepon genggam agar masyarakat dapat menikmati akses internet dan layanan komunikasi yang lebih stabil. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap informasi, pendidikan, layanan kesehatan digital, hingga aktivitas ekonomi berbasis teknologi yang selama ini sulit dijangkau akibat keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Selain memperkuat jaringan komunikasi, Presiden juga menyerahkan bantuan sektor perikanan berupa kapal nelayan berukuran 15 gross tonnage (GT). Bantuan itu ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Presiden mengatakan pemerintah juga akan membangun Desa Nelayan di kawasan tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan perbatasan. “Bulan depan sudah mulai ya pembangunan, awas saya akan cek lagi nanti,” ujar Presiden.

Program pembangunan Desa Nelayan itu nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pabrik es, gudang pendingin hasil tangkapan ikan, hingga lokasi pengisian bahan bakar khusus bagi nelayan. Pemerintah berharap fasilitas tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat. Kehadiran fasilitas penyimpanan dingin dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan sehingga memiliki nilai jual lebih baik. Sementara penguatan infrastruktur bahan bakar diharapkan dapat mempermudah aktivitas melaut masyarakat Miangas yang selama ini terkendala akses logistik.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Miangas dilakukan setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, pada 7 hingga 8 Mei 2026.

Pulau Miangas sendiri merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang berada di perbatasan langsung dengan Filipina. Letaknya yang strategis menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai penting, baik dari sisi kedaulatan negara maupun pembangunan ekonomi kawasan perbatasan.

Selama ini, masyarakat di wilayah terluar seperti Miangas menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dasar, akses transportasi, hingga layanan telekomunikasi. Karena itu, kunjungan Presiden sekaligus membawa berbagai program pembangunan dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat setempat.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan wilayah perbatasan tidak hanya bertujuan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memastikan masyarakat di daerah terluar mendapatkan hak yang sama dalam akses pendidikan, komunikasi, ekonomi, dan pelayanan publik.

Dengan penguatan jaringan komunikasi, bantuan perangkat digital, serta pembangunan sektor perikanan dan desa nelayan, pemerintah berharap Pulau Miangas dapat berkembang menjadi kawasan perbatasan yang maju, produktif, dan terhubung dengan baik dengan wilayah lain di Indonesia.

Sumber : Antara

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya