Sabtu, 17 Oktober 2026 • 21:37 WIB
BREAKING
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan HUT ke-27 Bireuen Resmi Ditutup dengan Tabligh Akbar, Bupati Mukhlis: Jadikan Bireuen Berselawat Ruh Pembangunan Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin Kapolres Bireuen Hadiri Malam Apresiasi Seni Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI Tindaklanjuti Arahan Mendagri, Dek Fadh Minta Alat Berat Standby dan Sungai Dangkal Segera Ditangani
ID EN
NANGGROVA.ID — Voice of Nanggroe
HUKUM DAN KRIMINAL bolt BREAKING

Kemenimipas dan Kemenkes Resmi Mulai Gerakan Nasional Penanggulangan TBC di Lapas Nusakambangan

N
Najmul Hadi
• calendar_today Senin, 29 Juni 2026 • 09:33 WIB • schedule 2 mnt baca
Kemenimipas dan Kemenkes Resmi Mulai Gerakan Nasional Penanggulangan TBC di Lapas Nusakambangan
photo_camera Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau cek kesehatan dan skrining TBC bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/6/2026). ANTARA/Lai

NANGGROVA.MY.ID | NUSAKAMBANGAN – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi memulai Gerakan Nasional Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui program skrining TBC, pemeriksaan rontgen dada, dan cek kesehatan gratis bagi warga binaan serta petugas pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Program tersebut ditandai dengan pelaksanaan kick off nasional di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/6). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan pemeriksaan kesehatan terhadap 272.573 warga binaan pemasyarakatan dan 48.876 petugas yang tersebar di 532 lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di seluruh Indonesia. Pelaksanaan skrining akan dilakukan secara bertahap hingga Desember 2026.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan, khusus di Nusakambangan sebagai lokasi peluncuran nasional, program ini akan menjangkau sedikitnya 4.842 warga binaan dan 926 pegawai.

"Layanan kesehatan merupakan hak dasar seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC menjadi langkah penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus mencegah penyebaran penyakit di lingkungan lapas dan rutan," ujar Agus.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa warga binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

"Jadi warga biasa dengan warga binaan itu hak kesehatannya harus sama. Harapannya mereka bisa menjalani masa pidana dengan sehat, kemudian keluar juga dalam kondisi sehat," kata Budi.

Menurutnya, lapas dan rutan menjadi salah satu lokasi dengan risiko penularan TBC yang lebih tinggi karena banyak penghuni tinggal dalam ruangan yang sama, tidur berdekatan, dan beraktivitas di ruang tertutup.

Karena itu, pelaksanaan skrining TBC di lingkungan pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam mendukung target pemerintah menekan angka kasus TBC nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Budi berharap seluruh lapas dan rutan di Indonesia dapat melaksanakan skrining secara optimal sehingga warga binaan yang terdeteksi mengidap TBC dapat segera memperoleh pengobatan dan mencegah penularan kepada penghuni lainnya.

Program skrining nasional ini akan terus berlangsung secara bertahap hingga akhir 2026 dengan melibatkan seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Indonesia.

Sumber : Antara

share Bagikan:

BERITA TERKAIT

campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya campaign PASANG IKLAN ANDA DI SINI verified Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari WA 0821-8337-5860 newspaper NANGGROVA.ID — Portal Berita Terpercaya